Minggu, 18 Oktober 2009 18:59 WIB Hukum Share :

Kabur dari razia, 2 PSK tewas tenggelam di Kali Anyar

Solo (Espos)–Dua pekerja seks komersial (PSK) yang sering mangkal di pangkalan travel Gilingan tewas tenggelam di Sungai Kali Anyar di Cinderejo Lor RT 03/RW V Gilingan, Banjarsari, Minggu (18/10).

Mereka nekat menceburkan diri ke sungai untuk menghindari razia yang digelar, Sabtu (17/10) malam. Dua korban tewas adalah Winarsih, 24, warga Slogohimo, Wonogiri dan Dita, 19, warga Sumber, Banjarsari. Jenazah yang pertama ditemukan adalah Winarsih sekitar pukul 07.15 WIB dan jenazah Dita ditemukan pukul 12.30 WIB. Mereka ditemukan dalam kondisi tewas mengambang di sungai tersebut.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, menyebutkan, sebanyak enam PSK yang sering mangkal di pangkalan travel Gilingan kabur ke arah Asrama CPM Gilingan karena ada razia. Dari arah barat mereka terus berlari hingga belakang asrama sekitar pukul 20.00 WIB.

Di belakang asrama tersebut mereka terpojok karena ada sungai. Akhirnya enam PSK itu nekat menceburkan diri ke dalam sungai. Mereka mencebur ke kedung  sungai yang memiliki kedalaman sekitar dua meter. Namun, sebagian dari mereka tidak bisa berenang sehingga akhirnya berteriak minta tolong.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan. Sebanyak dua PSK diselamatkan ke sisi selatan sungai dan dua PSK dibawa ke sisi utara sungai. Sedangkan dua PSK tidak diketahui keberadaannya.

“Mereka lari dari arah pangkalan travel karena ada razia. Ada enam yang mencebur, terus empat bisa diselamatkan, dua ke utara dan dua ke selatan,” ungkap seorang saksi mata, Mamad, 29, warga Cinderejo Lor RT 04/RW V Gilingan, Banjarsari.

Dia mengatakan, warga curiga karena mendengar teriakan dari arah sungai. Karena saat malam hari kondisinya gelap, warga menolong korban yang terlihat yaitu ada empat orang.

Pada Minggu pagi, warga digemparkan dengan adanya seorang perempuan yang mengambang di sungai. Diketahui, perempuan tersebut adalah Winarsih yang Sabtu malam ikut menceburkan diri ke sunagi. Winarsih yang tunawicara akhirnya dievakuasi oleh warga dan polisi ke tepi sungai.
dni

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…