Sabtu, 17 Oktober 2009 17:23 WIB News Share :

Syarif Hasan masuk kabinet

Bogor–Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Syarif Hasan, masuk ke dalam struktur Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua periode 2009-2014.

Seusai menjalani uji kelayakan di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, Puri Cikeas Indah, Bogor, Sabtu (17/10), Syarif Hasan tidak menyebutkan detil posisi menteri yang akan dijabatnya selama lima tahun mendatang.

Ia hanya mengatakan selama sesi wawancara Yudhoyono yang didampingi oleh calon wakil presiden terpilih, Boediono, banyak memberikan arahan tentang perkembangan ekonomi selama lima tahun mendatang.

Menurut dia, pembangunan ekonomi lima tahun ke depan akan mengutamakan pertumbuhan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan memihak pada rakyat.

“Kalau semua itu diterapkan, pekerjaan meningkat sehingga pengangguran turun dan kesejahteraan rakyat semakin tinggi,” ujar Syarif.

Syarif hanya membenarkan jabatannya mendatang berkaitan dengan penciptaan dan penyerapan tenaga kerja.

Namun, ia tidak mau menjawab ketika ditanya apakah jabatan yang akan diembannya menteri tenaga kerja dan transmigrasi atau menteri negara koperasi dan UKM.

“Menyangkut masalah pekerjaan, pengangguran, kemudian masalah ekonomi rakyat,” ujar Syarif.

Setelah Syarif Hasan, giliran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring yang menjalani uji kelayakan. Tifatul disebut-sebut akan menduduki posisi menteri komunikasi dan informatika.

Saat ini, masih ada beberapa calon menteri yang sudah tiba di cikeas dan menunggu giliran diwawancarai oleh Yudhoyono, yaitu Duta Besar RI di Arab Saudi, Salim Segaf Al Jufri, Muhaimin Iskandar, Kuntoro Mangkusubroto, Jero Wacik, dan mantan Kapolri Sutanto.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…