Sabtu, 17 Oktober 2009 19:54 WIB News Share :

Salim Segaf diminta bantu atasi kemiskinan

Bogor–Seperti diduga sebelumnya, politisi asal PKS, Salim Segaf Aljufri dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk diaudisi menjadi salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Salim diminta SBY untuk membantu mengatasi kemiskinan. Jadi Menneg Pembangunan Desa Tertinggal (PDT), Pak?

“Tadi diberikan arahan oleh presiden sangat tegas dan jelas agar kementerian yang saya pimpin benar-benar mengurangi kemiskinan,” ujar Salim usai dipanggil SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10).

Target menurunkan angka kemiskinan yang dipatok SBY untuk Salim pun tidak tanggung-tanggung, 8-10 persen. “Kami juga diminta untuk bekerja sama dengan kementerian terkait untuk menyukseskan tercapainya Millenium Development Goal pada 2015,” imbuhnya.

Mantan Dubes Indonesia untuk Arab Saudi ini menambahkan, dirinya juga diminta untuk memperkuat tata pemerintahan serta menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Saya juga diminta membangun kesetiakawanan sosial, mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual,” ujarnya.

Jadi ditugaskan di departemen apa? “Saya pikir sudah jelas. Tapi kalau belum jelas dua hari lagi Pak Presiden yang akan memberikan penjelasan,” jawab Salim.

Salim enggan menjelaskan apakah jabatan menteri yang akan dia emban sesuai dengan latarbelakang keilmuan yang dia miliki.

“Saya pikir sebelum menugaskan presiden tahu benar siapa yang berada di depan ini. Dan yakin mampu melaksanakan tugas-tugas yang diembankan kepadanya,” tandasnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…