Sabtu, 17 Oktober 2009 19:18 WIB Boyolali Share :

Koalisi besar terancam bubar

Boyolali (Espos)--Sejumlah partai politik (Parpol) di DPRD Kabupaten Boyolali sedianya menjalin sebuah koalisi besar untuk melakukan perubahan terhadap perkembangan Kota Susu ke arah yang lebih baik. Beberapa Parpol yang sepakat menjalin koalisi dan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tersebut yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PKS, Partai Hanura, dan PPP.

Namun belakangan, koalisi tersebut terancam bubar lantaran adanya perpecahan didalam koalisi itu. PKS disebut-sebut salah satu partai yang menyebabkan perpecahan itu. PKS dinilai akan ingkar janji. Sementara partai lainnya, PD mengalami perpecahan di internal partai tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD PAN Boyolali, Thontowi Jauhari, Sabtu (17/10). Ia melihat adanya indikasi PKS dan PD akan membelot.

“Padahal MoU itu dibuat dengan pembicaraan yang cukup melelahkan melalui tujuh kali pertemuan dan didasari tekan melakukan perubahan di Boyolali. Sehingga daerah ini lebih maju,” keluh Thontowi.

Ia memaparkan, indikasi perpecahan tersebut terlihat dalam pembentukan alat kelengkapan Dewan. Institusi PKS dan PD, lanjutnya, tidak bersedia diajak dialog apalagi bertemu. Ia menilai perpecahan itu didasari oleh godaan kekuasaan dan uang.

Karena sebelumnya kesepakatan koalisi itu sudah dituangkan dalam MoU yang sudah disepakati bersama di hadapan notaris. Maka, dengan adanya pengingkaran janji ini, Thontowi berencana melakukan gugatan hukum kepada dua Parpol tersebut.

Koalisi tersebut sedianya akan bersifat permanen selama lima tahu ke depan. Hanya PDIP dan PKB saja yang tidak masuk ke dalam koalisi tersebut, karena keduanya sudah membentuk koalisi sendiri.

Pembentukan koalisi itu, lanjut Thontowi, tidak hanya menyepakati soal pembagian kursi dan posisi dalam alat kelengkapan Dewan. Namun juga koalisi itu dibentuk untuk persiapan menghadapi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali 2010.  Koalisi tersebut sedianya akan mengusung satu pasangan calon untuk maju Pilbup 2010.

kha

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…