Jumat, 16 Oktober 2009 12:44 WIB News Share :

Kerugian gempa Sumbar ditaksir capai Rp 20 triliun

Jakarta–Kerugian yang dialami akibat gempa di Sumatera Barat diperkirakan mencapai Rp 20 triliun, kerugian terbesar dialami karena kerusakan berbagai sarana infrastruktur akibat gempa berkekuatan 7,6 SR.

Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Padang Syarifuddin Karimi mengatakan dirinya berharap agar pemerintah memberikan kebijakan khusus kepada para pembisnis yang menjadi korban bencana. Hal ini diperlukan agar membantu mempercepat pemulihan perekonomian di Sumatera Barat.

“Kerugian gempa ini cukup besar mencapai Rp 20 triliun. Agar Sumatera Barat bisa hidup kembali,kita membutuhkan pemikiran-pemikiran,” jelas Syafruddin di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (15/10) malam.

Menurut Syarifuddin, selain membutuhkan bantuan dana, Padang juga membutuhkan bantuan pemikiran untuk mempercepat pemulihan perekonomian di Sumatera Barat.

“Kita membutuhkan kebijakan khusus kepada pembisnis yang kena bencana karena jika tidak dibuat kebijakan khusus ini maka pemulihannya akan lama,” papar Syafruddin.

Dalam kesempatan tersebut ISEI memberikan sumbangan kepada ISEI cabang Sumatera Barat sebesar Rp 125 juta.  Dana bantuan tersebut diserahkan Ketua ISEI Darmin Nasution kepada ISEI Cabang Padang pada acara Silaturahmi dan Syawalan ISEI di Departemen Keuangan.

Menurut Syafruddin, pihaknya belum menentukan target pemberian dana tersebut karena banyak sekali yang harus dibantu, baik dari kalangan anggota ISEI cabang Padang maupun masyarakat sekitar yang menjadi korban gempa.

Anggota ISEI cabang Padang sendiri berjumlah sekitar 500 orang. Di antara mereka ada yang menjadi korban gempa, baik korban harta maupun nyawa. Namun, masyarakat sekitar banyak juga yang menjadi korban bahkan lebih parah.

“Kami akan mendiskusikan siapa saja yang diberi bantuan, apakah anggota ISEI atau masyarakat lain,” ujar Syafruddin.

Dana ini direncanakan akan diserahkan Syafruddin esok sesampainya di Padang. Syafruddin berharap agar dana ini bisa memberikan semangat kepada para korban sehingga mereka bisa memulihkan perekonomian dirinya dan negara.

“Uang ini akan kami berikan kepada yang membutuhkan dan membangkitkan semangat mereka kembali,” harap Syafruddin.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…