Jumat, 16 Oktober 2009 17:26 WIB News Share :

Diduga korban pembunuhan, pekerja Telkom ditemukan tewas di kontrakan

Grobogan (Espos)–Seorang pekerja Telkom, Taryono, 25, warga Desa Sadabumi, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, ditemukan tewas di tempat kontrakannya di Desa Tlogotirto, Kecamatan Gabus, Kamis petang (15/10).

Saat ditemukan teman satu kontrakan, di tubuh korban ditemukan luka sepanjang 8 cm di bagian leher, luka di bagian telingga dan mulut serta mata memerah. Taryono diduga menjadi korban pembunuhan.

Pagi sebelum kejadian korban tidak berangkat bekerja. Korban yang bekerja sebagai penggali tanah untuk kabel jaringan serat optik PT Telkom bersama sekitar 59 temannya dari satu desa, memilih berdiam di rumah.

“Menurut keterangan Suwarno mertua Taryono, korban sedang sakit. Sehingga begitu saya bersama Tarip pulang menggali tanah sekitar pukul 17.30 WIB, mengira korban tengah tertidur,” jelas Purwanto, rekan korban kepada Espos sesaat sebelum membawa jenazah korban pulang ke Majenang, Jumat (16/10).

Namun karena mau magrib, Purwanto kemudian berusaha membangunkan korban. Namun korban yang tidur di tikar tetap terdiam, bahkan ketika diteliti ada luka sepanjang 8 cm di leher dan luka di telinga serta mulutnya.

“Karena curiga, saya segera memberitahu teman dan mertua korban termasuk juga lapor ke mandor. Ketika pulang sudah banyak orang dan Taryono sudah meninggal,” ungkapnya.

Kapolres Grobogan AKBP Drs Isnaeni Ujiarto melalui Kasatreskrim AKP I Nyoman Widiana SH menjelaskan, semula sempat muncul dugaan korban pembunuhan sehingga jenazah korban dibawa ke RSUD Dr R Soejati, Purwodadi.

“Hasil pemeriksaan tim dokter yang melakukan otopsi, kematian korban karena sakit. Sedang mengenai luka di leher, telingga serta mulut, diduga karena gigitan serangga. Sebab ketika ditemukan, korban dalam posisi telungkup dan sudah meninggal enam jam,” terang Kasatreskrim.

rif

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…