Jumat, 16 Oktober 2009 10:28 WIB News Share :

Bantu gempa Padang, PMI kirim 8 helikopter

Jakarta–Delapan helikopter dikirim ke Padang, Sumatera Barat untuk membantu operasional bencana akibat gempa. Pengoperasionalan heli ini akan akan berlangsung mulai 16 hingga 30 Oktober 2009.

Pelepasan 8 heli dilakukan di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Jumat (16/10) pukul 08.30 WIB. Hadir dalam acara itu Ketua Umum PMI Mar’ie
Muhammad dan Dirjen Perhubungan Udara Dephub Herry Bakti

“Kami menerima banyak sekali bantuan darurat dari berbagai pihak. Kami harap dengan adanya 8 helikopter ini akan dapat mempercepat distribusi barang bantuan, terutama bagi para korban yang berada di daerah terisolir dan sulit dijangkau,” kata Mar’ie Muhammad.

Heli ini merupakan kerja sama antara Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Departemen perhubungan (Dephub) dan berbagai maskapai penerbangan.

Jenis heli yang diberangkatkan adalah BAe ATP (2 unit), Puma SA-330 (1 unit), BO-105 (1 unit), Bell-407 (2 unit), Equirel (1 unit), dan BK 117 (1 unit).

4 di antaranya diberangkatkan dari Jakarta. Sementara 4 lainnya diberangkatkan dari Medan, Sumatera Utara. Heli yang berangkat dari Jakarta membawa barang bantuan antara lain 11 koli susu balita dan makanan bayi, 4 mesin fogging, dan 15 buah hands prayer.

Menurut Mar’ie, menanggapi gempa yang terjadi di Padang, PMI telah menurunkan 353 relawan yang dimobilisir dari PMI cabang setempat dan beberapa cabang di Jawa seperti Jakarta dan Jabar.

Hingga saat ini para relawan itu masih terus bekerja di Padang. Selain itu PMI juga mengirimkan bantuan berupa peralatan dan makanan yang didistribusikan kepada 5.513 keluarga korban gempa.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…