Kamis, 15 Oktober 2009 12:57 WIB News Share :

Kapolri
Saya siap bersaksi di persidangan Antasari

Jakarta–Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) menyatakan siap bersaksi di persidangan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar.

“Sebagai warga negara yang punya kedudukan sama di mata hukum, saya rasa saya siap menjadi saksi,” ujar Kapolri.

Hal ini disampaikan BHD usai upacara pemberangkatan Formed Police Unit (FPU) 2 di lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).

Nama Kapolri muncul dalam sidang pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa mantan Kapolres Jaksel Kombes Wiliardi Wizar. Wiliardi menyesalkan Kapolri tidak diperiksa dalam kasus pembunuhan Nasrudin. Padahal Kapolri layak dimintai keterangan karena pernah diminta perlindungan oleh Antasari karena merasa diteror oleh Nasrudin. Kapolri lantas membentuk 4 tim di bawah Kombes Chairul Anwar untuk mengusut Nasrudin.

Kesediaan Kapolri menjadi saksi pernah diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna pada Rabu kemarin.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…