Rabu, 14 Oktober 2009 11:39 WIB News Share :

Pengacara serahkan dokumen pertemuan Susno dan Anggoro ke SBY

Jakarta–Pengacara pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah akan menemui Presiden SBY siang ini. Kedatangan mereka untuk menyerahkan bukti-bukti penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji.

“Dokumen kronologis Anggodo (adik buron KPK Anggoro Widjojo), bukti surat DPO, hingga bukti Susno ketemu dengan Anggoro di Singapura kita serahkan semua pada Presiden,” kata pengacara Bibit dan Chandra, Ahmad Rivai, Rabu (14/10).

Menurut Rivai, langkah ini diambil mengingat banyaknya unsur rekayasa dalam penetapan tersangka atas Bibit dan Chandra. Bukti diserahkan agar SBY bisa menelaah lebih lanjut.

“Nanti siang jam 12, kalau bisa klien kami juga akan ikut,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Rivai, tim kuasa hukum juga akan menyerahkan bukti-bukti kedua pimpinan KPK non aktif tersebut tidak bersalah.

“Kita tidak dalam posisi menyalahkan institusi manapun, kita hanya ingin memberikan bukti kebenaran bukan opini atau tuduhan semata,” tandasnya.

Bibit dan Chandra ditetapkan polisi sebagai tersangka karena mencekal buronan KPK Anggoro Widjodjo dan mencabut cekal Joko S Tjandra. Polisi menilai dua pimpina KPK tersebut telah melakukan penyalahgunaan wewenang.

dtc/fid

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…