Rabu, 14 Oktober 2009 13:11 WIB News Share :

Pemerintah sediakan pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas

Jakarta–Pemerintah berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan jiwa ke masyarakat dengan menyediakan unit pelayanan kesehatan jiwa pada sarana pelayanan kesehatan dasar, seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Rumah sakit jiwa cuma ada di provinsi sehingga jangkauannya terbatas, karena itu pelayanannya diintegrasikan dalam pelayanan kesehatan primer di Puskesmas supaya lebih dekat. Dengan demikian, masalah kesehatan jiwa bisa lebih cepat diidentifikasi dan ditangani,” kata Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan HM Aminullah di Jakarta, Rabu (14/10).

Aminullah mengatakan, pemerintah telah memberikan pelatihan pelayanan kesehatan jiwa kepada dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas untuk meningkatkan kapasitas sarana pelayanan kesehatan dasar tersebut dalam menangani masalah kesehatan jiwa.

“Jadi, sebenarnya Puskesmas bisa memberikan pelayanan kesehatan jiwa namun hal ini belum diketahui seluruh kalangan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah perkotaan rata-rata sudah memiliki unit pelayanan kesehatan jiwa dan aktif memberikan pelayanan di dalam maupun luar gedung.

“Tapi memang belum semuanya. Kalau di Jakarta sudah ada di semua Puskesmas,” katanya.

Dia mengaku belum bisa memberikan data tentang jumlah Puskesmas yang sudah memiliki unit pelayanan kesehatan jiwa karena hingga saat ini belum ada inventarisasi menyeluruh mengenai itu.

Berkenaan dengan hal itu ahli jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Albert Maramis mengatakan, integrasi pelayanan kesehatan jiwa dalam pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas sangat penting.

“Ini penting karena beban akibat gangguan jiwa besar. Masalah kesehatan jiwa dan fisik juga saling bertautan. Dan sampai saat ini kesenjangan ketersediaan pelayanan kesehatan jiwa masih besar,” katanya.

Pelayanan kesehatan primer untuk kesehatan jiwa, dia melanjutkan, akan meningkatkan keterjangkauan masyarakat serta mencegah stigmatisasi dan diskriminasi terhadap penderita gangguan jiwa beserta keluarga mereka.

Ia menambahkan, biaya pelayanan kesehatan jiwa pada sarana kesehatan dasar seperti Puskesmas juga lebih murah dibanding pelayanan kesehatan jiwa di rumah sakit umum dan rumah sakit jiwa.

“Pelayanan primer untuk kesehatan jiwa juga menghasilkan keluaran yang baik,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…