Rabu, 14 Oktober 2009 13:55 WIB News Share :

PD tak akan intervensi putusan politik PDIP

Jakarta–Partai Demokrat menyatakan tidak akan mengintervensi apabila PDI Perjuangan tetap akan memilih garis oposisi terhadap pemerintahan dari pada masuk ke dalam barisan pemerintahan dan bersama-sama duduk di kabinet.

Menurut Ketua DPP PD yang juga Ketua FPD DPR Anas Urbaningrum di gedung DPR Jakarta, Rabu (14/10), setiap partai politik mempunyai pertimbangan internal masing-masing untuk menentukan sikap dan pilihan-pilihan politiknya.

“Pilihan politik partai itu bersifat otonom dan tidak bisa diintervensi partai lain ataupun atas permintaan partai lainnya,” ujar Anas.

Ditegaskannya bahwa PD juga tidak mempunyai masalah sama sekali dengan apapun keputusan yang akan diambil PDIP itu.

“Tetapi kami sangat yakin bahwa untuk teman-teman fraksi yang nantinya mengambil jalan kritis atau oposisi, semua itu semangatnya tetap konstruktif dan jauh dari destruktif,” ujarnya.

Dengan demikian, menurut Anas, kalaupun PDIP tetap mengambil jalan beroposisi maka hal itu juga positif karena fungsi dari parlemen memang melakukan kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

Tidak hanya PDIP, ia menambahkan, FPD pun juga akan menjalankan fungsinya secara optimal dengan memberikan kritik, koreksi atau perbaikan-perbaikan atas berbagai kebijakan yang diambil pemerintah ketika kebijakan itu dinilai DPR kurang tepat.

“Presiden sendiri menginginkan agar Partai Demokrat di DPR tetap kritis dan mengoreksi setiap kebijakan pemerintah nanti,” katanya.

Pada bagian lain Anas mengatakan bahwa hingga saat ini hubungan antara PD dengan PDIP telah berjalan dengan baik. Demikian pula komunikasi yang dijalin SBY dengan tokoh-tokoh PDIP juga cukup baik.

Namun demikian, kata Anas, apakah hubungan baik itu akan diwujudkan dalam kerjasama di kabinet, semuanya bergantung pada hak prerogatif presiden terpilih dan keputusan politik PDIP sendiri.

Sebelumnya Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sangat menyayangkan jika ada sebagian elit partainya yang ingin masuk dalam kabinet pemerintahan yang akan datang.

Oleh karena itu,  Megawati meminta ke-94 anggota DPRI dari PDI Perjuangan di Senayan untuk mandiri. Menurut Mega, tujuan berpartai adalah memperjuangkan aspirasi rakyat dan bukan untuk mengejar kepentingan pribadi atau sesaat.

ant/fid

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…