Rabu, 14 Oktober 2009 11:42 WIB Ekonomi Share :

BI minta komitmen perbankan atas "Tabunganku"

Jakarta–Bank Indonesia (BI) minta komitmen perbankan nasional untuk menggunakan produk tabungan tanpa biaya administrasi, “Tabunganku” pada 2010.

“Ini merupakan produk bersama bank dan akan diberlakukan pada 2010 mendatang,” kata Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah, dalam acara pendatanganan Komitmen Bersama untuk meluncurkan Produk “Tabunganku” dan peluncuran jargon edukasi perbankan “3P” di Jakarta, Rabu (14/10).

Halim juga mengatakan bahwa produk “Tabunganku” ini program untuk menggalakan budaya menabung masyarakat Indonesia.

Halim juga menyebutkan penetapan pelaksanaan 2010 ini juga akan ditetapkan sebagai tahun menabung nasional.

Sementara itu, Direktur Bank BRI Abdul Salam, dalam kesempatan yang sama, mengatakan bahwa pihaknya mendukung gerakan menggalakkan tabungan, karena dapat digunakan kembali untuk penyaluran kredit.

Abdul Salam juga menyebut BRI telah berhasil melakukan mobilisasi dana masyarakat dengan produk Simpedes (Simpanan Pedesaan) dan BRItama).

Sedangkan Direktur Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada peluang dan hasil produk “Tabunganku” ini seperti Tabanas yang dulu yang pernah berhasil mengalang dana murah masyarakat.

Budi melihat ada 180 juta nasabah potensi nasabah di Indonesia dan baru 58 juta yang baru memiliki rekening tabungan.

Dengan adanya produk “Tabunganku” ini potensi nasabah yang belum memiliki rekening tabungan tersebut.

“Saat ini baru bisa menggaet nasabah yang memiliki pendapatan tetap dan yang berusaha masih banyak yang belum memiliki rekening tabungan. dan ini merupakan peluang yang harus diambil perbankan yang diperkirakan potensi bisa mencapai Rp 90 triliun,” katanya.

Budi jangan berharap bahwa produk “Tabunganku” bisa bisa bertahan lama seperti Tabanas dulu.

“Untuk perlu sosialisasi ke masyarakat bahwa tabungan aman sehingga tidak ada ketakutan atas dana yang akan ditabung ke bank tersebut,” harapnya.

Pada acara komitmen produk bersama ini baru dihadiri sekitar 23 bank dan diharapkan ke depannya semua bank bisa mengikutinya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…