Rabu, 14 Oktober 2009 18:16 WIB Haji Share :

50% pemodokan Calhaj Jateng di ring I

Semarang (Espos)–Tempat pemondokan calon jamaah haji (Calhaj) asal Jawa Tengah pada musim haji 2009 sebagian besar, sekitar 50% berada di ring satu yang berjarak antara satu kilometer sampai dua kilometer dari Masjidil Haram.

Kepala Departemen Agama (Depag) Jateng, Masyhudi menyatakan dari hasil undian atau Quri’ah pendistribusian pemodokan haji asal Indonesia beberapa waktu lalu sekitar 15.000 Calhaj Jateng berada di ring I.

“Dari total Calhaj Jateng tahun ini sebanyak 29.440 orang, sebagian besar menempati pemondokan di ring I,” katanya pada rapat kerja dengan Komisi E DPRD Jawa Tengah (Jateng) di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (14/10).

Sedang secara nasional lanjut ia, Calhaj asal Indonesia yang menempati pemondokan di ring I mencapai 25% atau sekitar 50 ribu orang dari total sebanyak 250 ribu orang.

“Sisanya 75%, akan menempati pemondokan di ring II yang jaraknya sekitar dua kilometer hingga lima kilometer dari Masjidil Haram,’ ujarnya.

Untuk mendampingi 29.440 Calhaj, ujar Masyhudi pihaknya menerjunkan 435 orang petugas mulai dari tim pembimbing haji Indonesia (TPHI), tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI), dan tim kesehatan haji Indonesia (TKHI).

Petugas haji tersebut akan ditempatkan pada setiap Kloter dengan masing-masing Kloter terdiri lima orang terdiri dari satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah haji, satu dokter, serta dua petugas medis.

“Selain itu tiap kabupaten/kota juga mengirimkan tiga petugas tim pembimbing ibadah haji daerah (TPHD) untuk mendampingi Calhaj setempat,” paparnya.

Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Mahmud Mahfudz mengingatkan kepada Depag selaku penyelenggara haji supaya memperhatikan berbagai hal yang berkaitan dengan ibadah haji.

“Jangan sampai nantinya Calhaj asal Jateng dirugikan akibat pelayanan yang kurang baik misalnya masalah pemondokan dan katering,” ujar dia.

oto

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…