Selasa, 13 Oktober 2009 02:50 WIB Wonogiri Share :

Tukar lahan terminal tipe A krisak 8,7 hektare

Wonogiri (Espos)–Pemerintah Kabupaten Wonogiri menukar lahan tanah kas desa 8,7 hektare di Kaliancar terkait pembangunan Terminal tipe A  yang berada di Krisak Selogiri. Sementara lahan yang digunakan untuk pembangunan terminal seluas 6,4 hektare.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Wonogiri, Ige Budiyanto, pelepasan tanah terkait pembangunan lahan telah melalui persetujuan dan sesuai dengan ketentuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Kepala Departemen Perhubungan dan Gubernur.

Dia mengatakan, tanah yang digunakan untuk pembangunan tersebut merupakan tanah kas desa dan penggantian lahan telah dilakukan yaitu di daerah Kaliancar.

“Karena rencana ini telah disetujui oleh Pusat terkait pelepasan lahan maupun pembangunan terminal telah ditentukan,” jelas dia ketika dijumpai Espos di ruang kerjanya, Senin (12/10).

Dia mengatakan, berdasarkan ketentuan pembangunan terminal tipe A lahan yang digunakan sekitar 6 hektare sementara pembangunan terminal tipe A Krisak lahan yang digunakan yaitu 6,4 hektare. Menurut Ige, pertimbangan untuk penambahan lahan tersebut apabila ada perluasan maupun penambahan infrastruktur lainnya.

“Penambahan lahan atau toleransi place itu digunakan jika ada peruasan area, selain itu dapat digunakan untuk lahan peneduh,” jelas dia.

Mengenai analisis dampak lingkungan (Amdal) pembangunan terminal tersebut, sambung dia, telah dilakukan dan tidak ada masalah terkai Amdal tersebut. Dia mengatakan, tanpa adanya Amdal tersebut pembangunan belum dapat dilaksanakan, pasalnya pematangan lahan telah dilakukan pihak ketiga.

Pematangan lahan tersebut diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan.

“Dari Amdal hingga detail engineering design (DED) telah selesai maka pembangunan telah dapat dimulai. Kami berupaya akhir tahun 2010 pembangunan sudah selesai,” jelas Ige.

das

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…