Selasa, 13 Oktober 2009 11:09 WIB Ekonomi Share :

PT KA akan tambah kereta

Jakarta–PT Kereta Api Indonesia (PTKA) berniat meminta tambahan kereta sebanyak 30-50 rangkaian untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat idul fitri tahun depan.

Menurut Direktur Utama PTKA Ignasius Jonan, pada saat lebaran lalu, walau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi itu sudah menggerakan seluruh armadanya, namun tetap saja masih ada yang tidak terangkut, atau bisa terangkut semua tapi alan berdesak-desakan.

“Tahun depan akan kita tingkatkan. Kereta ekonomi itu kan milik pemerintah. Tentu kalau ingin lebih baik dan tidak padat, kita minta pemerintah bisa membantu kami untuk penyediaan kereta api ekonomi,” ungkapnya di kantornya, Jalan Juanda, Senin (12/10).

Ia mengatakan, meski jumlah lonjakan penumpang tahun depan masih sulit diprediksi, namun pihaknya bisa mengambil jumlah sekitar 30-50 rangkaian kereta untuk mengantisipasi puncaknya jumlah penumpang pada saat puncak arus mudik.

“Kalau jumlah tepat yang bisa diberikan pemerintah bisa tanya langsung ke Departemen Perhubungan saja,” ungkapnya.

Hingga saat ini, perusahaan plat merah itu memiliki armada sekitar 1000 gerbong di sekitar Jawa dan Bali. Jumlah yang beroperasi setiap harinya sekitar 85 persen dari jumlah itu, atau sekitar 8500 gerbong.

Ia menambahkan, pada saat menjelang dan setelah idul fitri jumlah gerbong yang diperlukan biasanya meningkat 2 hingga 3 kali lipat. Kereta milik pemerintah tersebut sebaiknya hanya diberikan pemerintah kepada PTKA pada saat lebaran saja. Menurutnya, jika jumlah itu tetap diberikan kepada PTKA untuk dioperasikan setiap hari maka tidak akan terpakai.

“Kalau setelah itu kan nganggur keretanya. Buat apa kita pegang jadi makan biaya,” ujarnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…