Selasa, 13 Oktober 2009 17:06 WIB Pendidikan Share :

Pengamat
Guru harus kaya metode

Solo (Espos)–Seorang guru dituntut mempunyai kekayaan metode atau pendekatan dalam rangka menumbuhkembangkan potensi yang dimiliki siswa sebagai implementasi program Kota Solo Layak Anak pada 2015 nanti.

Demikian disampaikan pengamat pendidikan Prof Dr H M Furqon Hidayatullah MPd saat ditemui wartawan di sela-sela acara Seminar Sehari bersama Kak Seto bertajuk Sehat dan Cerdas, Menuju Generasi Muda yang Berkualitas yang digelar di Pendhapi Gedhe Balaikota Solo, Selasa (13/10).

Menurut Furqon, salah satu upaya yang bisa diimplementasikan menuju Program Kota Solo Layak Anak 2015 antara lain terwujudnya penyikapan yang benar terhadap perlakuan anak oleh orangtua, guru dan lingkungan.

Dalam hal ini, seorang guru dituntut mempunyai kekayaan metode atau pendekatan dalam rangka mendeteksi maupun mengembangkan potensi yang dimiliki seorang siswa.

“Guru dituntut mempunyai cara yang kreatif dan inovatif. Potensi siswa harus dikembangkan melalui pendidikan yang dilandasi dengan hati atau perasaan,” papar Furqon.

Lebih lanjut, Furqon menjelaskan, beberapa langkah yang bisa ditempuh guna mewujudkan pendidikan yang dilandasi dengan hati antara lain dengan memberikan motivasi internal, membangun sistem keyakinan, menumbuhkan inspirasi untuk mengenali potensi, dan evaluasi terhadap ketiga langkah tersebut. Untuk mengenali potensi yang dimiliki siswa, sedianya sekolah bisa menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung untuk arena bermain.
Salah satu contoh sarana yang mendukung pengenalan potensi siswa yakni tersedianya tanah lapang yang bisa memberikan kebebasan pada siswa untuk berinteraksi.

“Kelengkapan sarana dan prasaranan merupakan bagian dari metode dalam menumbuhkembangkan potensi anak selain perlunya peningkatan kompetensi pendidikan yang dimiliki guru,” tutur Furqon.

Sementara itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Dr Seto Mulyadi atau yang dikenal dengan Kak Seto menekankan pentingnya orangtua maupun guru dalam memahami kebutuhan anak. Menurutnya, adanya forum anak dalam program Kota Solo Layak Anak merupakan bagian dari upaya mewadahi hak partisipasi anak.

m82

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…