Selasa, 13 Oktober 2009 14:45 WIB Karanganyar Share :

Diduga stres, warga Jumapolo nekat lindaskan kepala ke KA

Karanganyar (Espos)–Warga sekitar Dagen, Kecamatan Jaten, Karanganyar, digegerkan dengan aksi nekat yang dilakukan Sri Hariyanto, 31, warga Tengklik RT 04/RW III, Ploso, Jumapolo, Selasa (13/10).

Pria yang diduga stres itu nekat melindaskan kepalanya pada roda kereta api (KA) yang melintas di jalur KA Palur-Kebakkramat, tepatnya sekitar 15 meter dari palang pintu perlintasan KA Dagen 107. Tak ayal, korban langsung tewas seketika dengan kondisi kepala pecah.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, menyebutkan aksi menggegerkan itu terjadi saat arus lalu lintas di jalan tembus Palur-Tasikmadu di wilayah Dagen itu cukup ramai. Sekitar pukul 10.55 WIB, tiba-tiba korban yang sejak sejam yang lalu mondar-mandir di sekitar lokasi langsung berlari menuju arah KA melintas. Kebetulan saat itu KA Pasundan jurusan Surabaya-Bandung dengan nomor KA 149 tengah melintas dengan kecepatan tinggi dari arah utara.

Sekitar 15 meter di sebelah utara palang pintu KA, korban langsung memasang kepalanya di atas rel. Dalam waktu sekejap, roda KA langsung melindasnya hingga pecah. Kontan, warga sekitar dan pengguna jalan yang berhenti menunggu KA lewat langsung berteriak histeris menyaksikan pemandangan mengerikan itu.

Sutarno, petugas penjaga pintu perlintasan KA Dagen 107, mengatakan sebelum kejadian, kurang lebih satu jam lamanya korban terlihat mondar-mandir di dekat perlintasan KA. Diduga, korban tengah stres atau banyak pikiran.

“Dia terlihat bingung, hanya mondar-mandir di sekitar sini. Sekitar satu jam lamanya dia hanya mondar-mandir. Sepertinya menunggu datangnya kereta api cepat yang melintas. Soalnya saat ada kereta yang jalannya lambat, dia selalu mengurungkan niatnya untuk mendekat ke rel,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Usai kejadian, aparat Polres Karanganyar langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengangkut jenazah korban ke RSUD Kartini Karanganyar. Pada diri korban tidak ditemukan barang berharga, kecuali satu lembar KTP atas nama Sri Hariyanto.

Kapolres Karanganyar AKBP Sri Handayani melalui Kapolsek Jaten AKP Suparmin, membenarkan kejadian tersebut. Soal motif bunuh diri yang dilakukan korban, pihaknya masih terus melakukan penelusuran.

dsp

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…