Senin, 12 Oktober 2009 16:41 WIB Hukum Share :

Rumah persembunyian Noordin di Mojosongo direnovasi

Solo (Espos)--Rumah kontrakan yang digunakan untuk persembunyian gembong teroris Noordin M Top di Kepuhsari RT 03/RW XI Mojosongo, Jebres, mulai direnovasi, Senin (12/10).

Saat proses pembersihan rumah dilakukan, sejumlah warga menemukan satu buah magazine untuk senjata M16 dan sedikitnya 14 selongsong peluru. Magazine yang diduga milik Noordin M Top tersebut ditemukan dibawa tumpukan pecahan bata dan telah dalam kondisi rusak.

Rumah tersebut rusak parah setelah aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek rumah tersebut, September lalu dan menembak mati empat orang yaitu Noordin M Top, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, Ario Sudarso alias Aji dan pengontrak rumah, Susilo.

Renovasi rumah milik Totok Indarto tersebut menelan biaya senilai Rp 47.909.000 dengan menggunakan biaya dari Densus 88 Antiteror sesuai surat bernomor B/3989/X/2009/Densus.

Renovasi rumah yang diperkirakan selesai selama satu bulan dilakukan oleh CV Mega Daya Abadi.

“Kami menjadi rekanan untuk renovasi rumah ini setelah ada pertemuan dengan Pak Usman (Kadensus 88 Antiteror Brigjen Pol Saud Usman Nasution-red),” ungkap Komisaris CV Mega Daya Abadi, Suwandi kepada wartawan di lokasi.

Dia mengungkapkan, proses renovasi rumah seluas 6×10,5 meter tersebut akan difokuskan pada bagian atap yang mengalami kerusakan parah karena terbakar. Sedangkan, kerusakan pada tembok akibat tembusan peluru akan dilakukan penambalan.

Suwandi menambahkan, perbaikan juga dilakukan untuk instalasi listrik.

“Sebulan bisa selesai. pekan pertama untuk pembersihan, pekan kedua untuk atap, pekan ketiga menambal tembok dan pekan terakhir untuk finishing,” papar dia.

Dia menjelaskan, rumah tersebut akan dikembalikan seperti semula seperti sebelum penggerebekan. Mengenai dua tembok di bagian kamar mandi yang jebol, dia menambahkan, terdapat tembok yang jebol dengan diameter lebih dari satu meter dan akan ditambal.

Suwandi mengungkapkan, tidak ada perubahan yang signifikan dalam renovasi rumah itu. Dia menambahkan, perubahan hanya akan dilakukan di kamar mandi yaitu pintu kamar mandi yang sebelumnya ada di kiri diubah di kanan.

“Sebelum saya mulai, saya sudah ketemu Pak Totok dan memang dia tidak keberatan jika dikembalikan seperti semula. Yang berubah hanya bagian pintu kamar mandi,” papar Suwandi.

Dari pantauan Espos, selama proses renovasi rumah dilakukan seng penutup masih terpasang. Sekitar 10 pekerja masih membersihkan puing-piung tembok yang hancur di dalam rumah itu. Saat pembersihan dilakukan, satu buah magazine senjata M16 dan belasan selongsong peluru ditemukan.

Oleh polisi, magazine yang kondisinya penyok itu diamankan.

Di rumah tersebut, terlihat dua kamar tidur yang ada di sebelah barat kondisinya hangus terbakar. Sedangkan di bagian timur tepatnya di sekitar kamar mandi, kerusakan cukup parah. Di kamar mandi, empat tersangka teroris ditemukan tewas.
Kondisi dapur yang bersebelahan dengan kamar mandi masih terlihat utuh. Bahkan, beberapa peralatan dapur juga masih terlihat di rumah itu.

dni

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…