Senin, 12 Oktober 2009 14:47 WIB News Share :

Keluarga kantongi izin bawa pulang jenazah SJ dan Syahrir

Jakarta–Izin Mabes Polri untuk membawa pulang jenazah teroris Syaifudin Zuhri dan M Syahrir sudah dikantongi keluarga. Keluarga ingin memakamkan keduanya Senin ini juga.

“Ya langsung (dimakamkan),” ujar Kepala Desa Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Nur Rohidin di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (12/10).

Keluarga Syaifudin dan Syahrir saat ini masih berada di ruang Antemortem. Mereka masih dimintai keterangan untuk memastikan 2 pria yang tewas di Jl Semanggi, Ciputat Timur, Tangerang, Banten, adalah anggota keluarga mereka.

Dalam rombongan keluarga yang berjumlah 11 orang, tampak antara lain ayahanda Syaifudin dan Syahrir, Jaelani Irsyad dan Ibunda Asanih, Anugerah, Syubhi, Sucihani dan dua anaknya.

Menurut Nur, Syaifudin dan Syahrir akan dimakamkan di Pondok Rangon, Jakarta Timur. Di makam ini pula, Ibrohim, ipar Syaifudin dan Syahrir yang tewas dalam penggerebekan Densus 88 di Temanggung dimakamkan.

Syaifudin dan Syahrir dipastikan tewas dalam penggerebekan Densus 88 di rumah kos, Jl Semanggi, Ciputat Timur, Tangerang, Banten, Jumat (9/10) lalu. Dalam penggerebekan itu, menurut polisi, kedua teroris sempat melawan dengan melempar 3 bom.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…