Senin, 12 Oktober 2009 17:04 WIB News Share :

Keluarga dan tetangga menolak kepulangan Clara

Magelang–Clara Sumarwati, wanita Indonesia pertama yang mendaki puncak Everest, pernah dinyatakan sembuh setelah dirawat di RSJ Prof Soerojo pada tahun 2000. Namun keluarga dan tetangganya menolak kepulangan Clara.

“Alasanya mereka takut bila sewaktu-waktu pulang dan di rumah kondisi Clara akan memburuk dan kumat lagi,” kata Direktur Medik dan Keperawatan RSJ Prof dr Soerojo Magelang, Bella Patrijaya, di kantornya, Senin (12/10).

Keberatan akan kepulangan Clara itu disampaikan melalui selembar surat. Surat tersebut juga dilampiri pernyataan dari RT dan RW tempat Clara tinggal, di Desa Minggiran, Sleman, Jogjakarta.

Menurut Bella, hal ini biasa terjadi pada sejumlah pasiennya. Sehingga selain beban gangguan jiwa yang dialaminya, pasien sebenarnya menanggung masalah yang lebih besar, yaitu beban sosial karena ditolak oleh lingkungannya.

“Saat ini, tim dari RSJ turun ke lapangan, di antaranya dari bagian psikiater, perawat, administrasi dan tenaga lapangan RSJ yang ke desa asal Clara untuk memberikan pengertian,” ujar Bella.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…