Senin, 12 Oktober 2009 19:10 WIB News Share :

KA Anggrek anjlok dua kali di tempat yang sama

Semarang–Kereta api Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta anjlok dua kali di lokasi yang sama, yaitu di kilometer 56, di antara Stasiun Pelabuhan Batang dan Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Setelah anjlok pada Minggu (11/10) siang, kereta yang sama anjlok lagi Senin (12/10) sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kami masih mencari penyebab pasti kejadian ini. Peristiwa ini jelas menjadi pelajaran berharga bagi kami,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PT KA Daerah Operasi (Daop) IV Semarang Warsono. PT KA pun belum dapat menyimpulkan jika ada unsur sabotase dalam peristiwa ini.

Menurut Warsono, satu pasang roda gerbong di belakang lokomotif yang anjlok atau keluar dari rel pada Minggu dan Senin kemarin. Setelah gerbong itu anjlok untuk yang kedua kali, petugas segera mengangkat gerbong dan memperbaiki roda gerbong itu. Setelah diperbaiki, ternyata kereta dapat berfungsi normal sehingga kereta tetap beroperasi, kata Warsono.

Proses pengangkatan dan perbaikan gerbong pada Senin kemarin berlangsung hingga pukul 16.20. Kejadian itu menyebabkan satu KA Kaligung di Stasiun Weleri, Kendal, tertunda kurang dari satu jam. Sementara kereta dari arah Barat (Jakarta) yang tertunda antara lain KA Fajar dan Kamandanu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Selanjutnya, PT KA menginstruksikan agar setiap kereta yang melintasi daerah tersebut harus melaju maksimal 20 kilometer per jam. Padahal, dalam kondisi normal, kereta dapat melaju hingga 70 kilometer per jam.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…