Senin, 12 Oktober 2009 17:25 WIB News Share :

Ingin tetap kritis, Gerindra tak minta posisi menteri

Jakarta–Gerindra akan bersikap pasif dengan tidak meminta posisi menteri dalam kabinet SBY-Boediono. Partai berlambang kepala garuda itu ingin menjaga sikap kritisnya.

“Sikap kita pasif, kita tidak akan meminta posisi. Kita tetap ingin menjaga sikap kritis,” ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/10).

Menurut Muzani, jika Gerindra ditawari posisi menteri, hal itu bergantung pada Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto. Saat ini Prabowo, lanjut dia, tidak banyak bicara soal kabinet.

“Semuanya masih dalam pertimbangan beliau,” imbuh anggota DPR ini.

Dalam waktu dekat Gerindra akan mengadakan rapat untuk menentukan sikap politik apakah akan bermitra atau beroposisi dengan pemerintah. Muzani menuturkan, penentuan sikap akan dilakukan satu atau dua minggu ke depan.

“Dalam waktu dekat kita akan mengadakan rapat untuk membicarakan agenda sampai 2014. Di situlah kita akan menentukan sikap, mau di dalam atau di luar itu soal strategi,” demikian Muzani.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…