Senin, 12 Oktober 2009 13:40 WIB News Share :

Hakim tolak praperadilan penetapan tersangka Bibit & Chandra

Jakarta–Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indnesia (MAKI). MAKI mengajukan praperadilan terhadap penetapan tersangka pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

“Permohonan tidak memenuhi syarat sesuai pasal 77 sampai dengan pasal 83 KUHAP. Maka dengan demikian pemohon tidak memiliki kepentingan sebagai subjek hukum untuk mengajukan praperadilan,” kata ketua majelis hakim Haswandi di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera, Senin (12/10).

Haswandi juga menyatakan materi yang diajukan MAKI tidak masuk dalam materi sidang praperadilan karena menyangkut penetapan masalah penetapan tersangka.

“Sedangkan yang bisa masuk ke praperadilan adalah masalah penyidikan,” katanya.

Sementara itu, Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyatakan akan mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung (MA).

“Kita akan mengajukan PK ke MA,” katanya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…