Senin, 12 Oktober 2009 19:52 WIB Internasional Share :

Bocah umur 2 tahun di Inggris punya IQ sama dengan Einstein

Beijing–Seandainya masih hidup, Albert Einstein harus rela menerima seorang pesaing. Bocah laki-laki yang berusia dua tahun di Inggris memiliki IQ sedikitnya 160, sama dengan milik Einstein dan Stephen Hawking.

Dan bocah tersebut telah menjadi anak laki-laki paling muda di negeri itu sebagai anggota Mensa –perhimpunan yang paling tua dan terbaik yang anggotanya dikenal memiliki IQ tinggi di dunia, demikian laporan media Senin.

Oscar Wrigley, yang dinilai oleh Gifted Children’s Information Center di Solihull, Inggris, menempati posisi persentase ke-99,99, sehingga ia menjadi salah satu anak paling cemerlang di dunia.

Pusat itu juga menyatakan bocah laki-laki jenius tersebut mencapai angka 160, nilai tertinggi yang diukur dalam tes Stanford-Binet, dalam tes IQ-nya, sama dengan IQ Albert Einstein dan Stephen Hawking.

Kedua orang tua Oscar mengatakan mereka mengetahui sejak putra mereka berusia 12 pekan bahwa Oscar sangat brilian. Oscar mulai berbicara pada usia sembilan bulan, mampu menghafat alfabet dalam usia 18 bulan, dan saat ia mencapai usia dua tahun, ia mempunyai kosakata sebanyak ribuan kata, kata kedua orang-tuanya.

“Ia selalu mengajukan pertanyaan. Setiap orang-tua suka berpendapat anak mereka spesial tapi kami tahu ada sesuatu yang sangat luar biasa dalam diri Oscar,” kata ayahnya, Joe, 29, seorang spesialis TI dari Reading di Berkshire.

“Kosakatanya menakjubkan. Ia mampu membuat kalimat-kalimat yang rumit,” ibu Oscar, Hannah, menambahkan. “Pada suatu hari ia berkata kepada saya, “Mami, sosis serasa sangat nikmat di lidah saya.”

John Stevenage, Kepala Pelaksana Mensa, mengkonfirmasi bahwa kenyataan Oscar telah diterima bergabung dengan perhimpunan tersebut pada usia dua tahun, lima bulan dan 11 sehari menegaskan bahwa ia memiliki kemampuan yang luar biasa.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…