Senin, 12 Oktober 2009 15:35 WIB Pendidikan Share :

Ajukan akreditasi, dua jurusan UNS divisitasi

Solo (Espos)–Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi terhadap dua jurusan di Universitas Sebelas Maret (UNS) guna melakukan penilaian yang menjadi bagian dari pengajuan akreditasi.

Pembantu Rektor I, Prof Dr Ravik Karsidi MS saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (12/10), mengatakan dua jurusan yang divisitasi BAN-PT itu adalah Jurusan Ilmu Hukum Program S-2 Pascasarjana dan Jurusan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Menurutnya, sebelumnya dua jurusan itu sudah terakreditasi A, akan tetapi masa berlaku akreditasi keduanya sudah habis pada tahun ini sehingga diajukan mendapatkan sertifikasi kembali.
“Akreditasi untuk program pascasarjana berlaku selama lima tahun, sementara untuk akreditasi program S-1 berlaku selama empat tahun. Kebetulan masa berlaku akreditasi dua jurusan tersebut tahun ini sudah habis, jadi keduanya diajukan mendapat sertifikasi kembali,” papar Ravik.

Ravik menjelaskan, penilaian dalam akreditasi dibagi menjadi dua jenis yakni penilaian borang atau formulir dan penilaian lapangan. Penilaian borang sudah dilakukan beberapa bulan lalu, sementara penilaian lapangan dilakukan pada saat visitasi.

Menurutnya, hingga kini jumlah jurusan jenjang S-1 di UNS mencapai 52 jurusan. Dari 52 jurusan itu, hanya terdapat dua jurusan yang belum terakreditasi yakni Jurusan Ilmu Komputer dan Jurusan Pendidikan Bimbingan dan Konseling. Keduanya belum mendapatkan sertifikasi lantaran belum meluluskan mahasiswanya karena tergolong jurusan baru.

Ravik menjelaskan, dari 50 jurusan yang sudah terakreditasi itu, 56% di antaranya sudah terakreditasi A, sementara 44% terakreditasi B. Sementara untuk jenjang S-2, masih terdapat satu jurusan yang terakreditasi C.

m82

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…