Minggu, 11 Oktober 2009 17:11 WIB News Share :

Swasembada gula Jateng 2009 diprediksi gagal

Semarang–Target Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mewujudkan swasembada gula pada 2009 ini kemungkinan besar tidak akan tercapai.

“Target produksi gula Jawa Tengah 2009 diperkirakan tidak akan tercapai,” kata Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah M.Haris, di Semarang, Minggu.

Menurut dia, berdasarkan laporan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Jawa Tengah, produksi gula provinsi ini hingga akhir 2009 ini hanya akan mencapai sekitar 320.000 ton. Padahal kebutuhan gula Jawa Tengah setiap tahun mencapai 360.000 ton.

Ia memperkirakan, gagalnya pencapain swasembada gula tersebut akibat berkurangnya lahan produktif tebu, sebagai bahan baku utama. Revitalisasi sejumlah pabrik gula di provinsi ini sudah berjalan baik, terlihat dari beroperasinya kembali Pabrik Cepiring Kendal.

“Namun, revitalisasi lahan tebu belum optimal, sehingga pasokan bahan baku untuk produksi gula tidak terpenuhi,” katanya.

Menurut dia, para petani di provinsi ini lebih memilih menanam padi yang memberi hasil lebih baik, dibanding tebu. Untuk itu, lanjut dia perlu ketegasan dan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota dalam mengalokasikan kebutuhan lahan tebu.

Sementara itu, meski swasembada gula tahun ini besar kemungkinan tidak tercapai dan produksi komoditas ini dalam lima tahun terakhir meningkat cukup signifikan.

“Dalam lima tahun terakhir, produksi gula Jawa Tengah naik mencapai 100 ribu ton,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.

Menurut dia, proses revitalisasi lahan tebu di 11 kabupaten/ kota di Jawa Tengah, yang telah dicanangkan sebelumnya, harus terus dilanjutkan untuk menjamin pencapaian swasembada gula di masa yang akan datang.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…