Sabtu, 10 Oktober 2009 11:32 WIB Issue Share :

Puteri Indonesia 2009 lepas jilbab demi rambut

Jakarta–Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, membuat pernyataan kontroversi. Gadis 18 tahun itu mengaku menanggalkan jilbab demi rambutnya.

“Karena rambut adalah suatu keindahan dan saya bangga dengan keindahan,” ujarnya saat berbicara di Malam Final Puteri Indonesia 2009, di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (9/10) malam.

Qory menjadi kontestan asal Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang tidak berjilbab saat mengikuti Puteri Indonesia 2009. Menurut pembawa acara Charles Bona Sirait, sejak 2003 kontestan asal serambi Mekkah selalu berbusana jilbab.

Mahasiswi semester 1 Sastra Prancis Universitas Indonesia itu menjadi Puteri Indonesia 2009 setelah mengalahkan 38 kontestan dari seluruh tanah air.

Mengisi posisi 3 besar Puteri Indonesia 2009 selain Qory adalah Zukhriatul Hafizah kontestan asal Sumatera Barat di posisi kedua dan Isti Ayu Pratiwi asal Maluku Utara yang bertengger di posisi ketiga.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…