Sabtu, 10 Oktober 2009 14:11 WIB News Share :

BMKG ralat gempa Sumbar 7,9 SR

Padang–Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meralat gempa Sumatera Barat (Sumbar) yang sebelumnya 7,6 SR menjadi 7,9 SR. Sesaat setelah gempa The United States Geological Survey (USGS) merilis bahwa gempa Sumbar berkekuatan 7,9 SR.

“Sesaat setelah gempa peralatan kita merekam bahwa gempa Sumbar 7,6 SR. Namun setelah adanya proses updating dan bertambahnya data-data yang masuk disimpulkan bahwa gempa yang terjadi 7,9 SR,” ujar koordinator BMKG Sumbar M Taufik Gunawan.

Taufik mengatakan itu dalam keterangan pers di Media Center Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar, Jl Sudirman, Sabtu (10/10).

Taufik juga membantah isu-isu yang tidak bertanggungjawab di tengah masyarakat mengenai gempa susulan berkekuatan besar yang akan terjadi di Sumbar. Isu-isu yang tidak bertanggung jawab itu membuat keresahan di tengah masyarakat.

“Itu semua isunya tidak benar dan masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu seperti itu,” tegas dia.

Isu-isu yang beredar itu secara detail menyebutkan besar dan waktu terjadi gempa. Bahkan ada isu gempa besar yang akan terjadi karena adanya percobaan nuklir.

“Itu tidak mungkin karena hingga saat ini tidak ada alat yang bisa memprediksi kapan sebuah gempa akan terjadi. Bila ada, kemungkinan hal itu dilakukan pun akan sangat sulit,” kata Taufik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan Sumatera memang sangat rawan terjadi gempa karena kawasan ini terdapat pertemuan dua lempeng di lautan dan adanya patahan Sumatera di darat. Namun demikian kapan sebuah gempa akan terjadi dan berapa kekuatannya sejauh ini belum ada alat yang mampu menprediksinya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…