Sabtu, 10 Oktober 2009 17:38 WIB News Share :

Anak dan istri Syaifudin Zuhri serta Syahrir diambil darah untuk DNA

Jakarta–Jenazah gembong teroris Syaifudin Zuhri dan Syahrir masih diotopsi. Istri dan anak mereka telah diambil sampel darahnya untuk tes DNA.

“Sudah semalam (Jumat). Istri Bang Syahrir bilang, dia dan anaknya sudah diambil sampel darahnya. Tetapi, saya tidak tanya ke teteh, anak nomor berapa yang diambil sampel darahnya,” kata adik kandung Syaifudin dan Syahrir, Sucihani, Sabtu (10/10).

Selain istri dan anak Syahrir, lanjut dia, istri dan anak Syaifudin Zuhri juga telah diambil sampel darahnya.

“Mereka juga diambil semalam,” ujar Sucihani, yang juga istri mendiang teroris Ibrohim ini.

Syaifudin dan Syahrir tewas ditembak saat penggerebekan di Ciputat, Tangerang. Keduanya terpaksa ditembak setelah melempar 3 bom ke arah polisi.

Syaifudin memiliki istri bernama Kholifah Sari, dan dikaruniani 2 orang anak. Sedangkan Syahrir meninggalkan 1 istri dengan 6 anak.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…