Sabtu, 10 Oktober 2009 22:38 WIB Solo Share :

Anak-anak penghuni Rutan pun belajar perkusi

Solo (Espos)–Setiap hari Sabtu, ada kegiatan yang berbeda bagi anak-anak penghuni Rutan Kelas 1 Solo. Pasalnya, mereka dapat ilmu pengetahuan baru serta pelatihan (dari pihak luar Rutan-red) di akhir pekan.

Kali ini, Sabtu (10/10), mereka mendapat ilmu pelatihan tentang alat musik perkusi seperti jimbe. Sebanyak 12 anak yang kini sedang berhadapan dengan hukum (tahanan maupun narapidana-red) itu tampak antusias menyaksikan hentakan-hentakan alat musik asal Afrika yang diperagakan oleh personel grup musik Java Jine ini.

Suasana menjadi lebih hangat ketika masing-masing anak mendapat kesempatan untuk belajar memainkan jimbe dengan tiga elemen dasar yakni tempo, dinamika, dan harmonisasi.

Salah satu pemain musik di Java Jine, Bangkit Cahyo Pamungkas di sela-sela acara mengatakan selain suaranya yang bisa membangkitkan semangat, ketiga elemen tersebut memiliki sifat positif yang diharapkan dapat memberikan pencerahan terhadap anak-anak yang berusia antara 13 hingga 17 tahun tersebut.

“Tempo ini mencerminkan hidup yang tertata, dinamika menunjukkan bahwa hidup itu penuh perubahan dan perbedaan, sedangkan harmonisasi itu membuat hidup jadi selaras,” kata dia.

Sementara itu, kegiatan yang dibungkus dengan nuansa pelatihan hari Sabtu pagi bagi anak-anak penghuni Rutan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Komunitas Peduli Anak Solo (Kapas).

Koordinator Lapas, Dian Sasmita mengatakan materi pelatihan berbeda tiap pekan, berbeda-beda misalnya melukis, menulis, bermusik dan sebagainya.

“Dalam kegiatan yang kami selenggarakan bekerja sama dengan pihak Rutan, pelatihan ini sengaja kami bikin beda-beda. Yang memberikan pelatihan juga berbeda-beda sesuai keahlian di bidang masing-masing,” kata dia.

alo

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…