Jumat, 9 Oktober 2009 16:15 WIB Ekonomi Share :

Tiket KA ekonomi kembali dilengkapi nomor kursi

Solo (Espos)–PT Kereta Api (KA) akan mencantumkan kembali nomor kursi pada tiket (KA) kelas ekonomi mulai Minggu (11/10), menyusul jumlah penumpang kereta kelas ekonomi yang telah mulai normal kembali pasca-Lebaran tahun 2009 ini.

“Jumlah penumpang sudah berangsur normal seperti pada hari-hari biasa di luar masa Lebaran,” ujar Humas PT KA Daerah Operasional (Daops) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto ketika dikonfirmasi Espos melalui telepon genggamnya, Jumat (9/10).

Eko menyebutkan selama masa Lebaran lalu, Daops VI telah mengangkut penumpang pengguna jasa KA hingga sebanyak 243.512 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 154.269 orang di antaranya menggunakan KA kelas ekonomi.

Jumlah tersebut, menurut Eko, meningkat sekitar delapan persen dibandingkan jumlah penumpang KA pada masa Lebaran tahun sebelumnya.

“Jumlah penjumlah penumpang kereta api kelas ekonomi memang jauh lebih banyak dibanding penumpang kereta api jenis lain, yakni bisnis dan eksekutif. Dan bila dibandingkan dengan jumlah penumpang kereta pada masa Lebaran tahun sebelumnya, tahun ini terjadi peningkatan hingga sekitar delapan persen,” urai Eko.

Menurut keterangan Pemimpin Perjalanan Kereta Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana, pada masa menjelang Lebaran lalu PT KA memang tidak memberlakukan nomor kursi pada tiket KA kelas ekonomi yang dibeli penumpang. Alasannya, jumlah penumpang selama Lebaran tersebut biasanya melonjak dan sebagian besar penumpang dipastikan tidak mau mengindahkan nomor kursi yang tercantum pada tiket KA.

sry

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….