Jumat, 9 Oktober 2009 16:24 WIB Wonogiri Share :

Akan miliki pabrik BBN, Desa Kenteng siapkan lahan 3.000 m2

Wonogiri (Espos)–Kecamatan Purwantoro, Wonogiri dalam waktu dekat akan memiliki pabrik pembuatan bahan bakar nabati (BBN). BBN berbahan baku sogum itu akan diproduksi di kecamatan paling timur Wonogiri ini dan tahun ini telah dibangun embrio pendirian pabrik.

Pendirian pabrik BBN berbahan sogum di Dusun Gelang RT 01/III, Desa Kenteng, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri. Karena masih embrio, pihak desa juga telah menyediakan lahan seluas 200 m2 untuk pembuatan lokasi penyulingan dan kantor. Pihak Desa Kenteng juga telah menyiapkan lahan kas desa seluas 3.000 m2 untuk lokasi pabrik tersebut.
Untuk mengawali proses penyulingan, lahan seluas 1 hektare (ha) telah ditanami pohon sogum yang siap panen. Ke depan, warga Desa Kenteng, Kecamatan Purwantoro akan menyiapkan lahan tegalan seluas 20 ha untuk ditanami tanaman sogum. Tanaman itu akan dikembangkan ke lima desa yang lain, seperti Desa Ploso, Bakalan, Gondang, Kepyar dan Biing.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Kenteng, Heru Setyo Raharjo saat ditemui Espos di sela-sela pelaksanaan TMMD Sengkuyung 2, Jumat (9/10).

“Saat ini, sudah muai dibangun pabrik. Pembangunan sudah dilakukan sepekan sebelum Lebaran. Sekarang pun tanaman sogum yang sudah siap panen seluas 1 hektare (ha),” ujarnya.

Heru mengatakan warganya mendukung pembangunan pabrik tersebut.

“Jika hasil sogum bisa melebih harga jagung, sangat mungkin warga akan beralih menanam sogum. Kendala saat ini adalah soal penjualan sogum. Kalau areal tegalan di Desa Kenteng, saat ini mayoritas ditanami jagung dan ketela. Jika nanti sogum ditanam akan tumpangsari dengan ketela,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Heru harga per kilogram jagung saat musim panen senilai Rp 1.500 hingga Rp 1.700, namun saat musim kemarau senilai Rp 2.000/kg.

tus

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…