Ilustrasi (Dok/JIBI/Bisnis)
Jumat, 9 Oktober 2009 09:29 WIB Internasional Share :

54 persen perusahaan AS blokir facebook dan twitter

New York–Lebih dari separuh (54 persen) dari seluruh perusahaan di Amerika Serikat (AS) melarang pegawainya mengakses situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, saat sedang bekerja.

Ini menurut survei pada lebih dari 1.400 perusahaan yang dilakukan oleh lembaga penelitian independen yang berbasis di California, Robert Half Technology.

Seperti dikutip dari laman Digital Media, satu dari lima (19 persen) perusahaan mengizinkan situs-situs pertemanan tersebut digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan.

Sedangkan 16 persen mengizinkan situs-situs itu digunakan untuk kepentingan pribadi tetapi secara terbatas, dan 10 persen lagi membiarkan pekerjanya memanfaatkan situs jejaring sosial tersebut untuk keperluan apapun.

Dave Willmer, direktur eksekutif Robert Half Technology, mengatakan, penggunakan situs jejaring sosial bisa memecahkan konsentrasi pegawai dari tugas utama mereka, sehingga dapat dimengerti mengapa banyak perusahaan membatasi akses pegawai ke situs-situs tersebut.

“Namun bagi beberapa profesi, situs-situs ini bisa menjadi alat bisnis yang efektif. Karena itu, satu dari lima perusahaan mengizinkan pegawainya mengakses situs-situs itu untuk sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan,” ujar dia.

Sedangkan studi yang dilakukan Deloitte, Beeline Labs, dan Society for New Communications Research menemukan bahwa, meski tengah terjadi resesi, 94 persen perusahaan tetap berinvestasi pada komunitas online dan media sosial.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…