Rabu, 7 Oktober 2009 12:38 WIB Internasional Share :

Universitas Al Azhar larang siswinya memakai cadar

Mesir–Pimpinan Universitas Al-Azhar, Mesir, Muhammad Sayed Tantawi melarang penggunaan penutup wajah (cadar) di sekolah Al-Azhar. Para murid diperintahkan untuk melepas cadarnya selama mereka berada di sekolah.

Seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (6/10), petugas keamanan kampus juga membenarkan pihaknya telah meminta para siswa untuk melepas cadar itu ketika memasuki area Al-Azhar, termasuk beberapa asrama di lingkungan Universitas Cairo.

Pelarangan ini bermula ketika salah seorang siswi (12) Tantawi mengenakan cadar di kelasnya. Tantawi yang juga merupakan ulama terbesar di Mesir ini meminta sang siswi untuk melepasnya karena menganggap cadar adalah sebuah tradisi dan tidak ada hubungannya dengan Islam.

Cadar, menurut ulama yang pernah memimpin salat jenazah bagi pemimpin Palestina Yasser Arafat itu,  merupakan tradisi dari masyarakat Arab sebelum Islam berkembang.

Sebelumnya, Kementerian Agama Mesir juga pernah mengeluarkan larangan bagi wanita muslim yang memberikan khutbah di masjid mengenakan cadar. Perawat juga dilarang menggunakan cadar sejak 2008 lalu. Demikian juga di area pengadilan. Akan tetapi pelarangan ini tidak seluruhnya dilaksanakan.

Sementara pihak yang kontra dengan Tantawi menganggap pelarangan ini merupakan tindak yang akan merugikan kebebasan bagi wanita muslim. Siswi bercadar Universitas Cairo mengancam akan menuntut ke mentri pendidikan tinggi dan akan menggelar aksi protes di kampus, demikian dilansir MEMRI.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…