Rabu, 7 Oktober 2009 11:21 WIB News Share :

14 tim SAR asing bantu evakuasi korban gempa Sumbar

Jakarta–Sejumlah negara sahabat dan organisasi internasional mengirimkan tim SAR untuk membantu penanganan darurat gempa di Sumatera Barat. Saat ini mereka bekerjasama dengan tim SAR tanah air untuk melakukan evakuasi terhadap korban gempa yang belum ditemukan.

Seperti dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (7/10), tak cuma mengirimkan personelnya, beberapa tim asing juga membawa anjing pelacak, seperti halnya tim asing dari dari Swiss yang membawa 18 anjing pelacak dan Jerman yang membawa 4 anjing pelacak.

Negara yang paling banyak mengirimkan personel adalah Swiss, yang membawa 108 personel serta 18 anjing pelacak. Yang paling sedikit mengirimkan personel tim adalah Kanada yang mengirimkan dua personel.

Berikut ini daftar Tim SAR luar negeri yang berpartisipasi dalam penanganan bencana gempa bumi di Sumatera Barat:

1.  Hungaria: 12 personel dan 2 anjing pelacak
2.  Jerman: 30 personel dan 4 anjing pelacak
3.  Inter (IRO): 22 personel dan 18 anjing pelacak
4.  Swiss: tim medis terdiri dari 5 personel; tim rescue meliputi 108 personel dan 18 anjing
5.  Inggris: 4 tim terdiri dari 101 personel
6.  Kanada: 2 personel
7.  Perancis: 12 personel
8.  Turki: 8 personel
9.  Hungaria: 12 personel dan 2 anjing pelacak
10. Singapura: 42 personel dan 4 anjing
11. Jepang: 65 personel dan 3 anjing
12. Uni Emirat Arab (Abu Dhabi): 50 personel
13. Australia: 38 personel
14. Korea: 41 personel dan 2 anjing

Hingga Selasa (6/10), BNPB melaporkan jumlah korban meninggal sebanyak 704 orang, dengan perincian: Kota Padang 327 orang, Kota Pariaman 37 orang, Kota Solok 3 orang, Kab. Padang Pariaman 292 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 10 orang, Kabupaten Agam 32 orang dan Kabupaten Pasaman Barat 3 orang.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…