Selasa, 6 Oktober 2009 16:26 WIB News Share :

Penemu padi gogo tutup usia

Bandung–Prof Dr Ir Sjamsudin Djakamihardja MSc yang juga penemu padi gogo yang cukup lama populer di Indonesia, tutup usia dalam usia 75 tahun karena sakit.

Jenazah almarhum dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Sirnaraga Bandung, Selasa (6/10) siang setelah dilakukan acara penghormatan dan pelepasan terakhir dipimpin Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Dr Ir Ganjar Kurnia DEA di Masjid Al Jihad Unpad.

Prof Sjamsudin Djakamihardja lahir di Tasikmalaya 18 Maret 1934 tercatat sebagai salah seorang lulusan angkatan pertama Fakultas Pertanian Universitas Indonesia yang kini berubah menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pria yang menikahi Nining Ratningsih dan dikaruniai dua anak  yaitu Ir Nugi Nugraha dan Yanti Puspitasari SE dan kakek lima cucu itu merupakan salah seorang pionir pendiri dan pembangunan Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad.

Dalam perjalanan Faperta Unpad Prof Syamsuddin pernah memegang beberapa jabatan yaitu Sekretaris I Fakultas Pertanian (1962-1965), Pembantu Dekan Fakultas Pertanian (1965-1967).

Hingga terakhir menjadi Kepala Laboratorium Teknologi Benih, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian pada periode 1985 hingga 2000.

Kecintaanya akan pertanian mendorongnya untuk terus berkaya demi memajukan pertanian Indonesia. Sebagai seorang cendikiawan di bidang pertanian, ia banyak melakukan pelatihan dan penelitian.

Almarhum juga kerap menjadi pembicara di forum-forum pertanian dan pernah meneliti kentang dengan judul Studi Kelayakan Harga Bibit Kentang di Sentra Produksi Sayuran di Jawa Barat kerja sama dengan Direktorat Bina Produksi Tanaman Hortikultura, Departemen Pertanian pada tahun 1993.

“Padi Gogo yang beliau temukan sekitar dekade 80-an adalah salah satu master piece beliau yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kita, ucap Rektor Unpad Prof Ganjar Kurnia saat menyampaikan kata-kata pelepasan terakhir.

ant/fid

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.¬† Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…