Selasa, 6 Oktober 2009 16:18 WIB Solo Share :

Pedagang cinderamata minta Pemkot bangun kios darurat

Solo (Espos)–Sejumlah pedagang di Pasar Cinderamata yang menjadi korban kebakaran Senin (5/10) dinihari lalu, meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) agar membuatkan kios darurat untuk melanjutkan usaha mereka. Di samping itu, mereka juga menuntut kepada Pemkot untuk memulihkan 11 kios yang ludes terbakar.

Keluhan pedagang korban kebakaran di Pasar Cinderamata, Pasar Kliwon, Solo itu disampaikan kepada anggota DPRD Solo Umar Hasyim saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (6/10).

Mereka menaruh harapan besar kepada anggota Dewan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) itu untuk membantu menyediakan kios darurat di sekitar Pasar Cinderamata.

Salah seorang pemilik kios no F14, Sarju, 55, saat ditemui wartawan, mengungkapkan, selama ini belum ada sosialisasi dari Pemkot untuk memberikan asuransi bagi para pedagang Pasar Cinderamata yang hanya berhak memiliki hak guna bangunan (HGB) atas bangunan kios yang terbakar itu.

Kerugian yang dia derita atas musibah itu diperkirakan sampai ratusan juta rupiah, karena semua barang dagangannya berupa pakaian jawa, pernak pernik jawa dan sebagainya ludes terbakar.

“Kami tidak mengira kalau kios yang saya tempati dengan membayar retribusi Rp 30.000/bulan ini bakal terbakar. Sementara ini kami tidak bisa apa-apa. Kami berharap Pemkot bisa segera membangunan kios darurat untuk melanjutkan usaha kami, sembari mengharapkan adanya perbaikan atas kios yang terbakar itu. Kami tidak menuntut ganti rugi, melainkan meminta bantuan,” tegasnya.

trh

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….