Selasa, 6 Oktober 2009 10:57 WIB News Share :

BNPB
Pencarian korban direruntuhan dihentikan

Padang–Warga Sumatera Barat (Sumbar) ramai membicarakan beredarnya kabar penghentian pencarian korban gempa. Sejumlah media lokal turut menjadikannya sebagai headline. Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono meluruskan kabar itu.

Priyadi di Kantor Gubernur Sumbar, Jl Sudirman, Padang, Selasa (5/10) menyatakan penghentian hanya dilakukan terkait pencarian korban yang kemungkinan masih hidup di reruntuhan. Pencarian dihentikan karena tim SAR asing mendeteksi tidak ada lagi korban yang terjebak di reruntuhan yang masih hidup.

“Tim SAR asing mempunyai keahlian khusus untuk mencari orang hidup di reruntuhan. Itu tugas pokok mereka. Mereka sudah mendeteksi kemungkinan ada orang hidup dan mereka menyatakan sudah tidak ada lagi yang hidup di antara reruntuhan,” ujarnya.

Oleh karenanya, tugas SAR asing dianggap berakhir. “Kalau tidak ada yang hidup, tugas mereka (SAR asing) sudah selesai. Tapi pencarian terhadap yang sudah tewas tetap di lakukan,” katanya.

Gempa 7,6 SR di Sumbar terjadi Rabu 30 September. Sedikitnya jenazah 609 orang telah ditemukan.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….