Senin, 5 Oktober 2009 14:54 WIB Boyolali Share :

Tanaman jagung 2.000 meter dirusak warga

Boyolali (Espos)–Tanaman jagung di lahan kas desa seluas 2.000 meter persegi, di Desa Bawu, Kecamatan Kemusu, dirusak sejumlah warga.

Informasi Espos menyebutkan, perusakan kali pertama diketahui Kades Bawu. Suwarno, Senin (5/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu ia hendak menuju ke ladang miliknya yang bersebelahan dengan lahan kas desa yang dikelola Bayan Raain. Ketika tiba di area lahan kas desa, ia mendapati ketidakberesan. Seluruh tongkol jagung sudah tercerabut dari tanaman dan berserakan di tanah. Ia memastikan hal ini terjadi bukan disebabkan serangan hama tikus, melainkan karena dirusak manusia.

Suwarno menduga kuat perusakan yang dilakukan dengan jalan membabati tongkol jagung dilakukan lebih dari dua orang pelaku, mengingat lahan tanaman jagung berukuran cukup luas, sehingga kecil kemungkinan jika pelaku hanya berjumlah satu orang.

Selain itu, tingkat kerusakan cukup massif. Hampir seluruh tanaman rusak. Hanya tersisa dua hingga tiga tanaman yang utuh tak tersentuh.

“Tidak mungkin jika hanya dilakukan satu atau dua orang, pasti lebih,” katanya.

Suwarno mengaku belum mengetahui secara persis identitas pelaku dan motif perusakan tanaman yang baru berumur dua bulan itu. Namun, ia menduga perusakan dilakukan para pendukung rival politiknya yang tersingkir dalam pemilihan Kades. Meski  demikian, ia enggan membeberkan siapa yang ia maksud.

dwa

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…