Senin, 5 Oktober 2009 13:34 WIB News Share :

KPK akui ancaman SMS soal Century

Jakarta–KPK akhirnya mengakui menerima SMS ancaman terkait penanganan kasus Bank Century. SMS itu diterima oleh Direktur Penyidikan KPK Suaedi Husein.

“Yah benar memang ada SMS ancaman. Yang terima duluan itu dirdik (direktur penyidikan),” kata Kepala Biro Hukum KPK Chaidir Ramli melalui telepon, Senin (5/10).

Nah, karena isi SMS itu juga ditujukan kepada pimpinan dan Deputi Penindakan Ade Raharja, maka SMS itu pun di-forward.

“Karena cc-nya untuk Pak Ade yah diteruskan,” tutupnya.

Sebelumnya mengenai SMS ancaman ini juga sudah diakui pengacara KPK Ahmad Rivai. SMS itu bahkan sampai 4 kali dikirimkan dengan versi yang berbeda-beda.

Berikut petikan lengkap SMS ancaman yang diterima KPK yang diperoleh wartawan.

“Dik Suaidi Husin Chek angtnya apakah ada yang opsnal khusnya nama: tugino dan dally rustamblin yg skr sdh posisi jepit oleh sneper jatim. Kalau betul anak buahmu akan sy delay unt melumpuhkanya, tapi kalau anak buahmu agar sgr dihubungi unt ditarik. Dan jng diulangi unt giat liar spti ini, krn menureut undang2 lidik, sidik dan tut atas perintah pimpinan dan saat ini pimpinan sdg kosong sbb 2 org bukanlah pimpinan sec yuris. giat tsb adalah kriminal.Tolong smpkan haryono dan yasin. cc. Pk ade.”

dtc/fid

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…