Minggu, 4 Oktober 2009 20:25 WIB News Share :

Singapura kirim enam unit alat pemecah beton

Padang–Singapura mengirimkan enam alat berat khusus pemecah beton ke Sumatra Barat (Sumbar) untuk membantu upaya pencarian korban gempa yang terperangkap puing-puing gedung.

Alat berat itu dikirim pihak swasta dengan kapal tongkang yang saat ini dalam pelayaran dari Singapura menuju Padang, kata James Hellyward, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar yang bertugas di Satuan Koordinasi Pelaksana (Sarkorlat) Penangulangan Bencana di Padang, Minggu (4/10).

Ia mengatakan, diperkirakan Selasa (6/10) enam alat berat khusus itu telah sampai di Padang dan akan bergerak menuju titik-titik tempat robohnya gedung-gedung bertingkat dan diperkirakan ada korban yang masih terperangkap.

Alat-alat berat itu sangat dibutuhkan, karena bisa menghancurkan beton bertulang dalam waktu singkat di lokasi, sehingga upaya pengangkat puing-puing beton bisa lebih mudah.

Sebelumnya, upaya pencarian korban yang terperangkap puing-puing bangunan sulit dilakukan karena alat berat terbatas, dan yang ada tidak khusus untuk menghancurkan beton tapi hanya mengangkat dan memindahkan puing-puing.

Akibatnya pencarian korban menjadi lambat sehingga kemungkinan banyak korban yang terperangkap tidak tertolong, karena terlalu lama tertimbun puing.Selain mengirim bantuan alat berat khusus penghancur beton, Singapura juga telah mengirim puluhan tim SAR dan personil militer untuk membantu mencari dan mengevakuasi koran yang terperangkap puing-puing bangunan yang roboh.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…