Minggu, 4 Oktober 2009 20:12 WIB Solo Share :

Radyapustaka terima sumbangan 233 halaman naskah kuno

Solo (Espos)–Koleksi naskah kuno Museum Radyapustaka bertambah satu. Seorang warga asli Panularan, Laweyan, Solo, Suwarna, 66, menyerahkan naskah kuno 233 halaman yang dibuat tahun 1869 kepada pengelola museum, Sabtu (3/10).

Naskah tersebut dalam kondisi rapuh, kendati seluruh isi naskah masih bisa terbaca. Di beberapa lembar, naskah terlihat sobek dan direkatkan dengan selotip. Naskah carik atau naskah yang ditulis dengan tangan tersebut memuat 10 judul naskah. Di antara naskah yang ditulis dalam bahasa Jawa itu berjudul wijining bayi, serat widya pranawa dan suluk darmabrata. Pengelola museum mengaku belum dapat menjelaskan isi naskah secara tepat lantaran membutuhkan waktu untuk pengalihan bahasa.

Suwarna kepada wartawan, di Radyapustaka, Sabtu, mengatakan naskah kuno yang diserahkan itu merupakan warisan dari leluhurnya, Waneng Wiradi. Sebelum diserahkan, Suwarna menjelaskan naskah hanya disimpan dalam lemari kayu bersama buku-buku lain.

“Sebenarnya sejak awal saya ingin menyerahkan buku ini, karena saya sendiri tidak tahu bagaimana memeliharanya. Sekarang ini, kebetulan sempat, naskah saya serahkan. Kebetulan sejak 1963 saya sudah merantau keluar dari Solo. Saya harap naskah itu bisa dimanfaatkan museum sebagaimana mestinya,” jelas purnawirawan letnan kolonel laut tersebut.

Sementara itu, pengelola museum mengakui naskah yang dibuat pada tahun 1800-an, seperti naskah sumbangan Suwarna, jumlahnya terbatas. Menurut Sekretaris Komite Museum Radyapustaka, Djoko Darjata, museum hanya memiliki enam puluhan naskah kuno yang dibuat pada tahun-tahun tersebut. Lantaran itu, dia menilai, sumbangan dari Suwarna sangat penting bagi museum.

Sedangkan, mengenai naskah kuno itu sendiri, pengelola telah mempersiapkan langkah-langkah yang bakal ditempuh. Djoko, didampingi wakil komite museum, Sanjata, mengatakan, langkah pertama, fisik naskah kuno akan dibersihkan atau dipelihara. Selanjutnya, pihak museum dengan bantuan Yayasan Sastra akan melakukan alih sastra dan alih bahasa.
tsa

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…