Minggu, 4 Oktober 2009 13:55 WIB News Share :

Pekanbaru "menguning" sambut Munas VIII Partai Golkar

Pekanbaru–Suasana Munas VIII Partai Golkar sudah sangat terasa sejak hari Minggu (4/10) dan hal itu terlihat dari ‘menguning’-nya ibukota Provinsi Riau ini oleh berbagai atribut partai berlambang pohon beringin tersebut.

Atribut partai maupun poster dan baliho kandidat calon ketua umum mewarnai jalan-jalan umum di kota ini. Bahkan hal itu sudah terlihat sejak dari bandara. 

Kesibukan terlihat meningkat tajam sejak di Bandara Sultan Syarif Kasim II  Pekanbaru, karena sejak Sabtu (3/10) malam para delegasi termasuk penggembira Munas dari berbagai daerah mulai masuk.

Seorang Panitia Munas bidang ‘laisson officer’, Iwan Moniaga, kepada ANTARA, mengungkapkan, pada Sabtu malam itu, telah masuk ke Pekanbaru rombongan pendukung Surya Paloh sebanyak 25 bus. Kemudian pada tengah malam, muncul rombongan pengusung Aburizal Bakrie sebanyak 20 bus serta kelompok pendukung Hutomo Mandala Putra yang mencapai jumlah ribuan orang saat subuh.

“Kami dibuat kewalahan oleh masuknya ribuan pendukung para kandidat itu, begitu pula kawan-kawan aparat keamanan gabungan (termasuk Paskhas TNI AU yang mengawal di bandara), Polri dan lain-lain dilaporkan hanya berkekuatan 3 ribuan,” ujarnya lagi.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan panitia kepada pers, kegiatan munas pada Minggu masih terkonsentrasi pada penerimaan delegasi atau peserta Munas. Selanjutnya pada Minggu malam diselenggarakan welcome party dan prameeting.  Pembukaan Munas baru akan dilakukan pada Senin (5/10) malam.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…