Minggu, 4 Oktober 2009 16:45 WIB News Share :

Bantuan gempa Sumbar ada yang dijarah

Padang–Bantuan bagi korban gempa di Sumatra Barat (Sumbar) mulai dijarah warga.

“Kita sudah menerima laporan penjarahan yang dilakukan oknum masyarakat dan tindakan itu sangat disesalkan,” kata Kepala Sekretariat Sarkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edwar kepada ANTARA di Padang, Minggu. Ia menyebutkan, penjarahan bantuan dalam bentuk bahan makanan itu terjadi atas truk yang membawa bantuan.

Laporan penjarahan diterima dari para supir truk yang membawa bantuan, namun di daerah mana aksi itu terjadi, Ade, tidak bersedia menyebutkan.Ia menjelaskan, kronologis penjarahan dilakukan banyak oknum warga dengan menghentikan truk yang membawa bantuan, lalu barang yang dibawa dipaksa diturunkan lalu dibawa oleh oknum-oknum tersebut.

Para sopir tidak dapat mencegah, apalagi truk-truk pembawa bantuan belum dikawal aparat keamanan. “Pelakunya adalah oknum tak bertanggungjawab,” kata Ade.

Ia mengharapkan, masyarakat dapat membantu upaya pendistribusian bantuan bagi para korban gempa dan aksi penjarahan diharapkan tidak lagi terjadi.Dari Kabupaten Padang Pariaman, juga dilaporkan terjadi penjarahan di posko penampungan bahan bantuan, oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.  Barang-barang yang dijarah, bahkan ada yang dibawa oleh warga menggunakan kendaraan roda empat.

Masih belum jelas apakah penjarahan itu dilakukan oleh korban gempa yang benar-benar memerlukan bahan makanan ataukah ada oknum warga yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…