Sabtu, 3 Oktober 2009 15:20 WIB News Share :

SBY diminta tetapkan gempa Sumbar jadi bencana nasional

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta segera menetapkan bencana gempa di Sumatera Barat sebagai bencana nasional. Hal ini diperlukan agar segenap elemen bangsa dapat bersatu menanggulangi dampak gempa dahsyat 7,6 SR itu.

Demikian hal yang mengemuka dalam diskusi bertajuk Penanggulangan Bencana Gempa di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jaksel, Sabtu (3/10).

“Besok harus ada Keppres soal bencana nasional ini,” kata relawan bencana yang juga Koordinatior Goverment Watch (Gowa) Farid Faqih.

Dengan terbitnya Keppres tentang Bencana Nasional, kata Farid, nantinya berbagai pihak termasuk instansi pemerintah dan departemen tidak ragu untuk menyalurkan bantuan.

“Jadi tidak takut tersangkut korupsi, jika mengeluarkan dana, karena ada payung hukumnya,” ujar Farid.

Menurut Farid, pemerintah pusat juga harus segera merevisi APBN 2010 terkait pos penanggulangan bencana. Alasannya, diperlukan dana yang besar untuk menanggulangi dampak gempa yang terjadi 30 September itu.

“Sekarang kan evakuasi terkendala alat berat. Pemerintah bisa membeli helikopter Chinook untuk mendatangkan alat berat dari berbagai daerah ke lokasi,” kata Farid memberi contoh penggunaan anggaran.

Irwan Prayitno, anggota DPR asal Sumbar, mengatakan revisi APBN 2010 terkait pos penanggulangan bencana tidak diperlukan. Sebabnya, instansi pemerintah dan departemen bisa menggunakan dana cadangan yang ada di pos anggaran masing-masing.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…