Sabtu, 3 Oktober 2009 19:42 WIB Sragen Share :

Rapat paripurna penetapan calon pimpinan definitif berjalan alot

Sragen (Espos)– Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sragen dengan agenda penetapan calon pimpinan Dewan definitif periode 2009-2014, Sabtu (3/10) diwarnai hujan interupsi.

Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dipimpin langsung Pimpinan DPRD sementara, yakni dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Joko Saptono  berlangsung alot dan baru berakhir pukul 13.00 WIB. Bahkan sidang paripurna yang dilaksanakan itu sempat mengalami skorsing hingga beberapa menit guna melakukan lobi-lobi.

Interupsi kali pertama dilontarkan anggota Dewan dari PDIP Bambang Samekto yang meminta pimpinan sidang untuk menunda rapat paripurna penetapan pimpinan Dewan. Hal ini dikarenakan tata tertib (Tatib) DPRD yang menjadi dasar penetapan pimpinan Dewan belum terbentuk.

Selain itu, Totok (panggilan akrabnya) mengingatkan belum turunnya surat rekomendasi dari DPP PDIP tentang usulan nama pimpinan definitif.
“Saya sudah mengingatkan agar menunggu rekomendasi dari DPP dulu. Namun kalau pimpinan tetap meneruskan rapat paripurna saya tidak ikut tanggungjawab,” ujarnya.

Interupsi serupa disampaikan oleh anggota Dewan dari PDIP lainnya sekaligus salah satu calon yang diusulkan sebagai pimpinan Dewan definitif, Sugiyamto. Dalam interupsinya Sugiyamto juga meminta dilakukan penundaan rapat paripurna penetapan calon pimpinan Dewan.

Sementara Ketua Fraksi Karya Nasional (FKN) Giyanto menimpali interupsi dengan meminta pimpinan sidang untuk menskorsing lebih dulu jalannya rapat paripurna. Giyanto meminta PDIP untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi internal partai tersebut.

“Setelah dilakukan lobi-lobi di internal FPDIP, akhirnya rapat paripurna dilanjutkan kembali,” katanya kepada Espos usai rapat paripurna.

Menurut Giyanto, rapat paripurna yang sempat berlangsung alot akhirnya terjadi kesepakatan. Di mana empat calon pimpinan DPRD yang diusulkan partai  politik (Parpol) peraih kursi terbanyak masing-masing PDIP atas nama dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Partai Demokrat, Joko Saptono; Partai Golkar, Giyanto dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Alim Suratno disepakati untuk dimintakan persetujuan Gubernur.

isw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…