Jumat, 2 Oktober 2009 11:35 WIB Ah Tenane Share :

Serabi nyetrum

0210ahtenaneKios warung makan di Terminal Tirtonadi milik Lady Cempluk beberapa waktu lalu kedatangan temannya, seorang perantau yang jadi bakul bakso di Jakarta bernama Jon Koplo. Karena sudah sangat akrab, maka ketika akan kembali ke Jakarta, Koplo pesan pada Cempluk untuk nalangi membelikan serabi Notosuman untuk oleh-oleh.
Namun karena terlalu sibuk di warungnya, Cempluk baru membeli serabi satu jam sebelum keberangkatan Koplo. Ndilalah-nya, sampai di Notosuman ternyata antrean pembeli serabi cukup banyak.
Baru pada jam tiga kurang sepuluh menit Cempluk selesai mengemasi serabinya ke dalam kardus bekas wadah mi, lalu langsung meluncur ke Terminal Tirtonadi.
Sampai di terminal, ternyata bus yang ditumpangi Jon Koplo sudah berangkat. Cempluk terus meng-SMS Koplo dan dijawab masih ditunggu di Terminal Kartasura. Dengan perasan kemrungsung, Cempluk langsung mak sentheot, nyandhak kardus bekas wadah mi dan mak brabat, ngoyak Jon Koplo ke Kartasura.
Di Terminal Kartasura, Cempluk bisa bernapas lega ternyata bus yang ditumpangi Jon Koplo masih ngetem di situ. Cempluk pun menemui Koplo dan menyerahkan kardusnya bekas wadah mi itu sambil meminta uangnya, lalu  kembali ke Terminal Tirtonadi.
Di sinilah peristiwa heboh itu terjadi. Sampai di kiosnya, Cempluk langsung diadang Tom Gembus, suaminya, yang akan membenahi jaringan listrik di kiosnya.
”Pluk, kamu tahu kabel dan peralatan listrik yang tak taruh di kardus mi? Ini ada kardus mi tapi isinya kok serabi?!”
Mak gragap, Cempluk njenggirat kaget, ”Ya ampuuu…n!!! Jadi… yang tak berikan Jon Koplo tadi…” Cempluk tak bisa meneruskan kata-katanya. Tubuhnya langsung lemes, lalu ndheprok dan thenger-thenger menyadari keteledorannya.  Kiriman Soewarno, Jl Veteran No 89 RT 02/RW IV, Sukoharjo.

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…