Jumat, 2 Oktober 2009 17:09 WIB Sragen Share :

Seberangi rel, warga tewas ditabrak KA Bima

Sragen (Espos)–Kecelakaan kereta api (KA) yang memakan korban jiwa kembali terjadi di jalur Solo-Sragen, tepatnya di Kebakkramat, Karanganyar, Km 244+8, Jumat (2/10) pagi. Sumardi, 54, warga Sukowaninatan, Desa Karangmalang, Kecamatan Masaran, Sragen, tewas setelah disasak KA Eksekutif Bima.

Bahkan, korban yang saat kejadian berniat menyeberang naik sepeda onthel sempat terseret sejauh 2 kilometer hingga masuk ke wilayah Masaran Sragen. Saat ditemukan, kondisi mayat sendiri cukup mengenaskan dan remuk hingga sulit dikenali. Tentang penyebab kecelakaan diduga korban mengantuk saat melintas di rel KA naik sepeda onthel.

Informasi di lapangan menyebutkan, korban yang telah beberapa hari tak pulang ke rumahnya itu diperkirakan akan melintas di jalur KA Solo- Sragen tersebut. Hanya lantaran kondisi mengantuk, korban menyeberang begitu saja tanpa mengindahkan adanya kereta yang akan melintas. Padahal dari arah Solo menuju Surabaya sedang melaju kencang KA Bima dan langsung menabrak korban.

Laju KA Eksekutif jurusan Jakarta-Surabaya yang begitu kencang membuat tubuh korban sempat terseret sejauh 2 km, tepatnya di titik Km 244+8. Lantas oleh masinis dan kru KA, tubuh korban yang telah remuk kemudian dibawa ke Stasiun Masaran Sragen yang berjarak sekitar 4 km.

Kapolsek Masaran AKP Agus Irianto mewakili Kapolres Sragen AKBP Drs Jawari SH menjelaskan, kecelakaan sebenarnya terjadi di wilayah Kebakramat, Karanganyar. Hanya tubuh korban sempat terseret hingga wilayah Masaran, Sragen.

“Meski begitu, kami tetap memberikan bantuan untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian serta mengirim jenazah ke RSUD Sragen untuk dilakukan identifikasi,” ujar AKP Agus Irianto.

isw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…