Jumat, 2 Oktober 2009 20:40 WIB Haji,Solo Share :

Puluhan Calhaj asal Solo berisiko tinggi

Solo (Espos)–Sebanyak 60-an calon jamaah haji (Calhaj) asal Solo masuk kategori berisiko tinggi lantaran usia Calhaj bersangkutan lebih dari 65 tahun.

Di luar angka itu, dari total 1.015 orang Calhaj asal Solo diperkirakan masih ada Calhaj berisiko tinggi lain yang disebabkan kondisi kesehatan. Untuk Calhaj berisiko tinggi karena kondisi kesehatan ini, pengecekan baru dilaksanakan pekan ketiga bulan Oktober.

Kepala seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Departemen Agama (Depag) Kota Solo, Sunarno, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/10), mengatakan puluhan Calhaj berisiko tinggi tersebut bakal mendapat pengawasan ekstra selama menjalani ibadah haji. Selain itu, petugas pendamping dari bagian kesehatan juga akan melakukan pengawasan lebih intens kepada Calhaj bersangkutan tersebut.

“Ada sekitar 60-an Calhaj yang berusia lebih dari 65 tahun. Mereka dikategorikan berisiko tinggi karena usia. Namun, disamping itu, Calhaj bisa juga masuk kategori berisiko tinggi walaupun usaianya masih muda. Itu karena yang bersangkutan menderita sakit, seperti diabetes melitus, jantung, paru-paru atau penyakit lain. Yang pasti kepada mereka, akan ada pengawasan yang lebih intensif, dari petugas sendiri maupun tim kesehatan,” papar Sunarno.

Sementara itu, untuk tahun ini, sebanya 1.015 orang Calhaj asal Solo akan berangkat. Sunarno menjelaskan, seribuan Calhaj itu dibagi dalam tiga kloter, yakni kloter 32, 34 dan kloter 86. Dibanding tahun 2008, Calhaj asal Solo tidak mengalami perubahan jumlah peserta. Namun, untuk jumlah kloter, tahun ini, jumlah kloter Calhaj asal Solo menyusut.

“Dulu dari 1.015 orang dibagi dalam lima kloter, sedangkan tahun ini hanya dalam tiga kloter, masing masing untuk kloter 32 ada 265 orang, kloter 34 sebanyak 375 orang dan kloter 86 ada 375 orang,” imbuh dia.

tsa

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…