Jumat, 2 Oktober 2009 16:58 WIB Ekonomi Share :

Pemerintah selesaikan 3 BUMN baru

Jakarta–Pemerintah segera menuntaskan pembentukan tiga BUMN baru sebelum akhir tahun 2009, sebagai amanat Undang-Undang.

“Sesuai dengan amanat Undang-Undang, pembentukan tiga BUMN harus dituntaskan tahun ini juga,” kata Sekretaris Kementerian Negara BUMN, Said Didu, di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut Said, BUMN tersebut yaitu perusahaan pengatur lalu lintas penerbangan udara di tanah air (air traffic control) di bandara.

Perusahaan ini nantinya akan berubah nama menjadi PT Navigasi Penerbangan Indonesia.

Selanjutnya, PT Geo Dipa Energi, perusahaan yang difokuskan pengelola energi panas bumi menjadi tenaga listrik (PLTP).

Perusahaan ini sahamnya sebanyak 67 persen dikuasai Pertamina, dan sisanya 33 persen dimiliki PLN.

Pentingnya pembentukan pengelola panas bumi terkait juga dengan program percepatan penyediaan listrik 10.000 MW tahap II.

Untuk Geo Dipa, ujar Said, seluruh teknis menjadikannya sebagai BUMN sudah rampung tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP).

PP diharapkan rampung sebelum akhir tahun atau bahkan segera setelah pembentukan kabinet baru.

Sementara itu, LKBN Antara, perusahaan penyedia jasa informasi kepada publik bentuk badan hukumnya ditetapkan sebagai Perum.

PP pembentukan Perum LKBN Antara sudah dikeluarkan pemerintah sejak 2007.

“Saat ini tinggal penuntasan neraca awal perusahaan, untuk menentukan modal awal pemerintah,” ujarnya.

Sayangnya, Said tidak merinci lebih lanjut besarnya modal awal yang akan diberikan pemerintah kepada kepada masing-masing perusahaan itu.

“Sedang dibahas, tunggu saja, saya tidak hafal semua,” katanya.

ant/fid

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…